Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Tim Satgas Lombok Utara Jaring Dua Warga Positif Covid-19 di Klui

Diskominfo KLU, Pemenang – Satuan Gugus Tugas (Satgas) gelar operasi yustisi dan operasi penegakan dan percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Lombok Utara, sehubungan dengan penertiban penggunaan masker, dalam rangka penegakan hukum peraturan daerah (Perda) Provinsi NTB Nomor 7 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular serta Perbup Lombok Utara nomor 15 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus covid-19 di perbatasan Klui, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Rabu. (19/05/2021).

Berbagai unsur turut terlibat dalam kegiatan tersebut, diantara unsur Polri, TNI, Sat Pol PP, Dishub, BPBD, Bapenda dan Dikes Kabupaten Lombok Utara. Adapun sasaran kegiatan tersebut yaitu masyarakat yang tidak memakai masker di tempat umum dan keramaian serta penggunaan jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara roda dua dan roda empat yang tidak mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah, SH menyampaikan dalam operasi ini masyarakat yang terjaring langsung swab di tempat dengan metode rapid antigen yang mana hasilnya dapat diketahui dengan cepat.

Berdasarkan hasil swab tersebut, Feri menyebut terdapat dua orang positif Covid 19. Adapun tindak lanjut masyarakat yang positif Covid-19 akan dilaporkan ke aparat pemerintah setempat, mengingat masyarakat yang positif bukan warga KLU. “Kedua orang yg positif Covid-19 tadi bukan orang Lombok Utara, tapi orang yang mau masuk ke Lombok Utara dan teridentifikasi covid 19,” terangnya.

Kedua warga yang positif Covid-19 tersebut masing-masing dengan inisial MS. laki-laki, (40) dan MM. laki-laki (40). Keduanya berasal dari Ampenan Kabupaten Lombok Barat. Saat dilakukan test kondisi keduanya sehat atau tanpa gejala. Dalam kegiatan tersebut di temukan 6 orang pelanggar. Petugas memberikan sanksi denda 1 orang sebesar Rp.100.000,- dan sanksi sosial lima orang yang berasal dari masyarakat umum.

(Idham)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *