Vote 17 Inisiatif Unggulan TIK Indonesia pada Anugerah WSIS (WSIS Prizes) 2018 dari PBB

Hits: 41

Siaran Pers No. 24//HM/KOMINFO/02/2018

Tanggal 3 Februari 2018

Tentang

Vote 17 Inisiatif Unggulan TIK Indonesia pada

Anugerah WSIS (WSIS Prizes) 2018 dari PBB

Jakarta - Sejumlah inisiatif unggulan dari komunitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Indonesia berhasil masuk dalam nominasi tahunan Anugerah World Summit on the Information Society (WSIS Prizes) yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2012. Pada WSIS Prizes 2016 ada 3 (tiga) nominator dari Indonesia yang menghasilkan 1 Champion (Juara Kedua), sedangkan pada WSIS Prizes 2017 terdapat 18 inisiatif Indonesia yang menghasilkan 1 Winner (Juara Pertama) dan 4 Champion.

Kini pada WSIS Prizes 2018 ada 17 inisiatif unggulan Indonesia yang menjadi nominator tersebar pada 8 kategori yang berbeda, dari total 18 kategori yang dikompetisikan. Saat ini ke-17 inisiatif tersebut membutuhkan vote agar dapat melaju ke babak berikutnya, yaitu penentuan 5 (lima) perolehan suara tertinggi yang kemudian akan dinilai oleh tim pakar untuk mendapatkan 1 (satu) Winner dan 4 Champion per kategori. 17 inisiatif Indonesia tersebut merupakan bagian dari 463 inisiatif dari berbagai negara yang menjadi nominator, hasil saringan oleh tim pakar PBB dari ratusan pendaftar yang masuk.

Untuk itulah maka Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak seluruh netizen Indonesia untuk melakukan one man one vote secara online melalui situs http://s.id/pilihindonesia dengan batas waktu hingga 18 Februari 2018.

“Dengan masuknya 17 inisiatif Indonesia sebagai nominator pada Anugerah WSIS 2018, ini menunjukkan bahwa secara global karya Indonesia setara dengan negara lain yang ada di dunia, ujar Semuel A Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (3/1/2018).

Bahkan, sebagaimana ditegaskan oleh Semuel, ketika Sekjen ITU (International Telecommunication Union – Red.) Houlin Zhou bertemu dengan Menkominfo beserta multistakeholder Indonesia beberapa hari lalu di Jakarta, Zhou pun menyampaikan apresiasinya kepada sejumlah solusi dan inisiatif dari Indonesia yang berhasil masuk dalam WSIS Prizes dan mendapatkan penghargaan pada tahun-tahun sebelumnya. “WSIS Prizes adalah salah satu platform untuk menampilkan sejumlah success stories dan best practices dari Indonesia yang dapat menjadi contoh bagi negara lain,” ujar Zhou.

Semuel pun meminta agar semakin banyak orang Indonesia yang berani belajar berkompetisi melalui berbagai ajang yang ada. “Melalui kompetisi global sekelas yang diampu oleh PBB seperti ini, kita jadi bisa mengukur kemampuan dan potensi diri” ditambahkan oleh Semuel.

Adapun tahapan pada Anugerah WSIS 2018 yaitu pendaftaran, penentuan nominator oleh para pakar yang ditunjuk PBB, pemungutan suara secara global untuk menentukan 5 (lima) champion (juara kedua) per kategori, dan pada akhirnya para pakar PBB akan memilih 1 (satu) pemenang winner (juara pertama) per kategori. Adapun prosesi upacara penyerahaan penghargaan bagi  winner maupun champion akan dilaksanakan saat Sidang WSIS Forum 2018 di Jenewa, diserahkan langsung oleh Sekjen ITU, antara 19 – 23 Maret 2018.

Cara Melakukan Voting:

  1. Masuk ke situs http://s.id/pilihindonesia lalu pilih opsi “vote”.
  2. Log in (atau buatlah akun terlebih dahulu bila belum memilikinya).
  3. Pilih satu per satu kategori yang ada dan klik “vote for this project” (Perhatian: Pastikan benar project yang memang Anda ingin vote sebelum melakukan klik “vote for this project”).
  4. Agar vote Anda sah dan dapat/berhak dihitung, maka Anda HARUS tuntas melakukan vote satu per satu untuk seluruh 18 (delapan belas) kategori yang ada.
  5. Khusus untuk kategori nomor 1, 2, 3, 4, 10, 11, 13, 16 sangat direkomendasikan Anda vote salah satu inisiatif Indonesia sebagaimana daftar inisiatif terlampir di bawah ini.
  6. Setelah Anda melakukan vote ke seluruh 18 kategori maka di web akan muncul tulisan “WSIS Prizes 2018 – Voting Complete”.
  7. Vote Anda ditunggu hingga paling lambat tanggal 18 Februari 2018!
  8. Info fase berikutnya, silakan baca www.itu.int/net4/wsis/prizes/2018

Daftar Inisiatif Indonesia:

a. Category #1: “The role of governments and all stakeholders in the promotion of ICTs for development (total nominator: 40). Karya Indonesia:

  1. Knowledge Building toward Indonesian Digital Society (cfds.fisipol.ugm.ac.id)
  2. National Movement on Digital Literacy #Siberkreasi (siberkreasi.id)

b. Category #2: “Information and communication infrastructure: an essential foundation for the Information Society” (total nominator: 41). Karya Indonesia:

  1. BTS for Rural, Remote and Border Area of Indonesia (bp3ti.kominfo.go.id/infrastructure)
  2. Indonesia Broadband Internet Access with A Strong Focus on Affirmative Policy (kominfo.go.id/content/all/pp_broadband)

c. Category #3: “Access to information and Knowledge” (total nominator: 27). Karya Indonesia:

  1. Pusat Pemberdayaan Informatika dan Pedesaaan, Pemalang (puspindes.id)
  2. Democratizing Decision Support: PetaBencana.id Platform for Equitable Disaster Resilience (petabencana.id)

d. Category #4: “Capacity Building” (total nominator: 43). Karya Indonesia:

  1. Relawan TIK Goes to School (regos.web.id)
  2. INCAKAP, Internet Smart - Creative – Productive) (incakap.id)

e. Category #10: “ICT App: e-health” (total nominator: 41). Karya Indonesia:

  1. Lacak Malaria, Mobile/Featured Phone Rapid Malaria Reporting System in Rural Area (malariacenter.or.id)
  2. MedUp, AI Powered Healthcare Platform (medup.id)
  3. Qiwii, Virtual Queuing System Improve Quality of Community Health Center Services - Bandung (qiwii.id)

f. Category #11: “ICT App: e-employment” (total nominator: 10). Karya Indonesia:

  1. Kerjabilitas, Job Portal for Persons with Disabilities (kerjabilitas.com)

g. Category #13: “ICT App: e-agriculture” (total nominator: 27). Karya Indonesia:

  1. Information System for Farmers (lisa.id) 

h. Category 16: “Media” (total nominator: 14). Karya Indonesia:

1.   Enhancement of disaster risk reduction capacities utilizing community radios (jrki.or.id)

2.   IndonesiaBaik.id Government Portal for Viral-able Public Policy Communication (indonesiabaik.id)

3.    Selasar.com (selasar.com)

4.   Tambo News Media Using Intelligent Positive Content Generator (tambo.co.id)

BIRO HUMAS

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Rate this article ( 0 Vote )

About The Author

D

Gender: Male lalusyarief@gmail.com