Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

“Viral UMKM Dusun Gol – Desa Medana Mengguncang Pasar Global dengan Virgin Coconut Oil (VCO)”

Kim Lingkar Utara, Tanjung – Dalam sebuah gebrakan gemilang, UMKM Di Dusun Gol, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, kini menjadi pusat perhatian di Pemerintah Daerah berkat keberhasilannya dalam memasarkan Virgin Coconut Oil (VCO). Produk alami ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi juga mencuri perhatian konsumen internasional. Senin, (27/11/2023).

Para pelaku UMKM dengan penuh semangat menghasilkan VCO berkualitas tinggi, menggabungkan keahlian tradisional dengan teknologi modern. Keunggulan produk ini tidak hanya terletak pada kualitasnya yang superior, tetapi juga pada cerita inspiratif di balik setiap botolnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, UMKM di Dusun Gol ini setelah mendapat pendampingan dari Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) sejak 2022, VCO mengukir prestasi luar biasa, membuktikan bahwa semangat kewirausahaan dan inovasi lokal dapat bersaing di panggung dunia. VCO bukan hanya sebuah produk, melainkan simbol keberhasilan UMKM khususnya Desa Medana yang terus menginspirasi dan memperkuat ekonomi lokal.

Dari hasil wawancara eksklusif pemilik UMKM VCO dengan KIM Media Lingkar Utara, bahwa pada awalnya UMKM ini di inisiasi oleh masyarakat setempat karena melihat jumlah kelapa di kebun masyarakat sangatlah banyak nan luas. Tercetus ide untuk membuat VCO.

Ketua UMKM VCO, Hj. Kartini menyampaikan, “untuk saat ini kami masih menggunakan tenaga sekitar rumah terutama keluarga karena tingkat kerumitan pembuatan sangat lama, kita kerjakan dari proses mengupas hingga parut mnggunakan mesin kemudian di saring proses ini bisa memakan watu 1 sampai 2 hari dengan jumlah tenaga 7 orang”, lirihnya.

Disamping itu Hj. Kartini juga menyampaikan upah kerja pada 7 orang ini di beri upah tergantung hasil jual karena penghasilan belum tetap.

” ia kami beri upah tergantung penghasilan yang sudah tetjul”, imbuhnya.

Minimnya hasil minyak yang di hasilkan dari 50 butir kelapa hanya dapat menghasilkan 1 liter VCO, sedangkan harga kelapa saat ini mencapai 2,500 rupiah per butir.

Hal ini di sampaikan Wendi Gustira, selaku pendamping UMKM VCO, YBM PLN terus mendampingi UMKM yang ada di desa medana atau desa cahaya ini.

“Sejak 2022 dua tahun yang lalu kami ditugaskan dari YBM PLN sebanyak 33 orang 3 di pulau Lombok, tempatnya di Gerung (Lobar), Desa Sigar Penjalin dan Dssa Medana (KLU).

Menurut wendi UMKM VCO ini cukup eksis saat ini dengan harga satuan perkemasan cukup pantastis.

” Harganya cukup membantu masyarakat terutama karyawan di VCO, yang 100 ml VCO harganya 20,000 rupiah sedangkan untuk 1 liter dijual dengan harga 100,000 rupiah, selain menjual Virgin Coconut Oil, kami sarankan menjual minyak goreng, 1 liter minyak goreng dijual dengan harga 30,000 rupiah “, jelasnya.

Kelebihan dan khasiat dari VCO diantaranya : untuk obat gatal-gatal, minyak urut dan lainya, selain itu minyak goreng yang di hasilkannya bisa digun6 berkali-kali tidak keruh dan berwarna kecoklatan, bedanya dengan minyak goreng pada umumnya.

(Mng).

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *