Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

Disambangi Dirjen Kebudayaan RI, Bupati KLU Paparkan Konsep Pembangunan Kantor Bupati

Diskominfo KLU, Gangga – Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemenristekdikti RI Himar Farid, Ph.D., bersilaturrahmi dengan Masyarakat Adat dan Pemda Lombok Utara bertempat di Pendopo Bupati, Senin (18/10/2021). 

Mengawali sambutannya Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH., mengucapkan rasa syukur yang mendalam lantaran bisa bertemu dan bersilaturrahmi secara langsung dengan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemenristekdikti RI itu. Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang heterogen, dilihat dari banyak suku, adat dan budaya yang hidup serta berkembang, termasuk di Kabupaten Lombok Utara. “Negara sudah mengakui keberadaan Adat, termasuk di wilayah Lombok Utara dengan adanya Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2020. Jadi keberadaan Hukum Adat dan Warga Adat kita betul-betul menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari daerah kita,” ucapnya.

 Sedikit bercerita, Bupati memaparkan pembangunan Kompleks Kantor Bupati kedepan akan dipadukan dengan arsitektur Sasak Dayan Gunung. “Kemarin saya sudah minta kepada PU untuk membuat gambar rencana pembangunan Kompleks Kantor Bupati yang arsitekturnya Sasak Dayan Gunung,” ungkapnya. 

Mengakhiri sambutan, Bupati berharap semoga silaturrahmi dengan Dirjen maupun dengan masyarakat akan terus berjalan dengan baik untuk sama-sama menjaga adat khususnya di Lombok Utara. Dalam kesempatan yang sama, saat ditanyai Jurnalis Kominfo, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemenristekdikti RI Himar Farid, Ph.D menyampaikan tujuannya datang ke Lombok Utara yaitu dalam rangka bersilaturrahmi dengan masyarakat Adat yang ada di Lombok utara serta bersilaturrahmi dengan Bupati selaku pembina Masyarakat Adat Lombok Utara.

 Dikatannya, setelah berdiskusi dengan Masyarakat dan Bupati Lombok Utara terkait dengan masalah adat, ada banyak langkah-langkah yang perlu di ambil baik dari tingkat kebijakan maupun tingkat yang lebih praktis. Tingkatan tersebut sebenarya mengerucut pada dua hal, yakni secara umum seperti diketahui Kabupaten Lombok Utara saat ini sedang menyusun rencana pembangunan jangka menengah 2021-2026. “Kita berharap tentu informasi yang di kumpulkan oleh tim duta data akan sangat berguna untuk pembangunan Lombok Utara,” paparnya.

 Adapun yang kedua berkaitan dengan Pendidikan, Dirjen Kebudayaan RI ini berharap agar keaarifan lokal masyarakat adat ini bisa menjadi bagian pendidikan yang ada di Lombok Utara yang akan di masukkan dalam Mata Pelajaran Mulok.

 (Idham)

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *