Skip to content Skip to left sidebar Skip to right sidebar Skip to footer

KKP-FAO Kembangkan Unit Usaha Ikan Pindang di Dusun Lekok Desa Gondang-KLU

Kim Lingkar Utara, (Gondang) – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) meluncurkan Unit Pengolahan Ikan (UPI) pindang higienis di Dusun , Desa Gondang, Kabupaten Lombok Utara guna meningkatkan nilai tambah pelaku usaha ikan pindang bulan juni lalu.

Seperti yang disampaikan Direktur Pengolahan dan Bina Mutu Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Innes Rachmania mengatakan, proyek ini merupakan perbaikan dari rantai nilai pangan dan produktivitas ikan pindang dengan mengintegrasikan dengan pasar baru yang dimulai sejak September 2016 tahun lalu.

Dikutip dari Republik.com “Proyek ini merupakan wujud peningkatan ketahanan pangan dan nilai ekonomi terutama untuk usaha kecil dengan fokus produk olahan pindang karena mampu dan meningkatkan peluang akses pasar baru,” ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (29/6).

Hal ini di sampaikan kembali Ibuk Jannah Pelaku usaha Ikan pindang Dusun karang bedil Desa gondang Saat ini produk yang dihasilkan unit pengolahan adalah pindang presto dan pindang higienis. Namun akan dikembangkan pembuatan produk seperti abon atau yang lainnya.

“Kami bersama beberapa pengurus pengolahan ikan pindang higienis ini maka hasil produk olahannya bisa lebih bersih, bergizi, dan mempunyai nilai tambah,” imbuhnya.

Jannah mengatakan, pembangunan Unit Pengolahan Ikan Pindang higienis ini seluas 65 m2 dengan kapasitas produksi sekitar 500 kg/hari itu menelan biaya senilai Rp 332,75 juta.

” Saat ini di beri bantuan berupa peralatan senilai Rp 84, 45 juta” sahutnya.

Ikan pindang merupakan produk olahan hasil perikanan yang populer di Indonesia setelah ikan asin, memiliki cita rasa yang lezat, tidak terlalu asin, dan dapat diolah dari semua jenis ikan. Umumnya dilakukan oleh industri skala mikro dan kecil. (Mng).

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *